Breaking

Cahaya dari Balkon dan Skylight

Ruang-ruang di apartemen yang awalnya kurang pencahayaan dan sirkulasi udara kini menjadi lebih sehat dan menyenangkan dengan adanya cahaya dari balkon dan skylight.

Semula berawal dari klien yang ingin memperbesar apartemen dua kamar tidurnya. Untuk mewujudkannya, ia membeli dua unit apartemen di gedung yang sama, dimana satu unit ada di atas dan satu unit lagi ada di samping.

Kedua apartemen yang baru ini kemudian digabungkan menjadi satu unit apartemen berukuran lebih besar dengan ruang-ruang sosial dan ruang private yang lebih leluasa.

Kondisi apartemen di lantai atas sebelum direnovasi memiliki ruang keluarga dengan balkon kecil dan lemari makan, loteng tanpa cahaya alami atau ventilasi. Sebuah pintu yang menghubungkan loteng ke ruang keluarga dan jendela balkon berukuran kecil sehingga ruang pengap dan berkesan suram.

Klien ingin mengkonversi apartemen ini untuk kamar tidur, ruang keluarga, ruang sauna, dan dapur kecil. Tata ruang ini dimaksudkan agar pemilik beristirahat, membaca atau bekerja tanpa harus pergi ke ruang sosial utama di lantai bawah.

Sebagai solusinya, arsitek melebarkan jendela balkon, membuka langit-langit besar di loteng dan merobohkan dinding antara ruang tamu dan loteng: tiba-tiba apartemen yang tadinya tampak suram kini berubah dibanjiri cahaya dari fajar sampai matahari terbenam.

Tim arsitek menginginkan cahaya dari balkon dan skylight dapat mencapai setiap ruang. Kamar tidur dilengkapi dengan koridor dan beberapa pintu. Semua ruang diatur dalam urutan linear, dibagi dengan filter disesuaikan dengan kondisi masing-masing ruang: kaca reflektif, kaca transparan, tirai-tirai tembus pandang, dan tirai-tirai hitam.

Setiap ruang memiliki material sendiri seperti lantai sintetis di ruang keluarga, marmer Vila Viçosa di ruang sauna, dan kayu jati di kamar tidur.

Suasana natural dan cahaya buatan, serta pengaturan filter yang baik – terbuka, tertutup atau ditutup dan disalut, mempengaruhi penampilan ruang-ruang yang ada. Seperti pada saat-saat yang berbeda ruang yang sama mungkin reflektif dan buram atau bercahaya dan transparan, terbatas atau kabur dengan ruang yang berdekatan.

Denah sebelum direnovasi

 

Denah sesudah direnovasi

Arsitek Vasco Correia dan Patricia Sousa

Nama : DG 1 / Lokasi : Lisbon, Portugal / Luas area : 271m2 / Luas bangunan : 97m2 / Selesai dibangun : 2013 / Arsitek : CAMARIM Arquitectos  / website : www.camarim.pt/en Arsitek : Vasco Correia, Patricia Sousa / Berkolaborasi: Tiago Garrido / Foto : Nelson Garrido

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*