Breaking

Cara Rumah Ini Memadukan Konsep Urban dan Resort Hadirkan Suasana Menyegarkan

Bagian dalam rumah atau belakang rumah dirancang lebih beruansa resort


Keistimewaan bangunan ini adalah dipadukannya dua ide konsep dalam satu bangunan yaitu urban dan resort. Bagian depan bangunan (utara) mengadopsi gaya arsitektur urban dengan permainan bidang geometris dinamis, sedangkan bagian dalam rumah (selatan) mengedepankan nuansa resort.

Bagian dalam atau belakang rumah dirancang lebih beruansa resort

Bagian dalam atau belakang rumah dirancang lebih beruansa resort

Kalau kita melihat rumah dengan posisi menghadap ke depan arah jalan, maka jalanannya tidak terlalu besar, sangat urban, dan padat. Tetapi begitu kita masuk ke dalam—areanya luas sekali. Di bagian belakang rumah yang berlokasi di daerah Cipete, Jakarta Selatan ini, tanahnya menurun dan memiliki view yang hijau. Seolah-olah kita berada di luar kota.

Bagian depan rumah mengadopsi gaya arsitektur urban dengan permainan bidang geometris dinamis

Bagian depan rumah mengadopsi gaya arsitektur urban dengan permainan bidang geometris dinamis

“Dari keunikan lahan ini, saya kemudian menggabungkan konsep urban dan resort. Dimana lahan yang ke arah jalan sangat urban, sedangkan yang ke belakang kental dengan nuansa resort,” papar Arch Dipl Ing Cosmas D Gozali IAI, Principal Architect Atelier Cosmas Gozali (PT Arya Cipta Graha). Bangunan dengan luas 600m² ini berhasil memadukan kedua karakter tersebut.

Inner court yang ada di tengah-tengah antara bangunan depan dan belakang menghadirkan sumber aliran udara dan pencahayaan di dalam ruang menjadi merata.

Inner court yang ada di tengah-tengah antara bangunan depan dan belakang menghadirkan sumber aliran udara dan pencahayaan di dalam ruang menjadi merata.

Bangunan dibagi menjadi dua massa. Fungsinya juga dibagi, dimana yang ke arah depan difungsikan untuk kamar tidur anak. Sifat ruangnya dibuat lebih ke arah urban. Sedangkan orang tua beserta living room dan master bedroom, dihadapkan ke belakang ke arah kebun dalam. Arahnya ke resort dengan pertimbangan usia dan sifat ruangnya lebih tenang.

Living room yang berada di belakang dikelilingi taman menyegarkan.  Area duduk ini menghadirkan pemandangan cantik meneduhkan.

Living room yang berada di belakang dikelilingi taman menyegarkan. Area duduk ini menghadirkan pemandangan cantik meneduhkan.

Di bagian depan karena lebih urban dan bising, maka bukaan-bukaan jendela tidak terlalu banyak. Bentuk-bentuk yang dipakai lebih geometris. Sedangkan yang dibelakang, dirancang seolah-olah kita berada di gazebo. Seperti living roomnya seolah-olah dikelilingi oleh taman. Hanya saja tetap tertutup dengan pintu-pintu dan jendela kaca karena terkadang kondisi alam tropis seperti nyamuk, serangga dan perlunya pendingin ruang (AC) maka untuk memenuhi hal itu, ruang harus tertutup. Tetapi secara view dan feeling, kita merasakan seolah-olah berada di tengah kebun.

Bagian dalam rumah atau belakang rumah dirancang lebih beruansa resort

Bagian dalam rumah atau belakang rumah dirancang lebih beruansa resort

Komposisi ruang diatur sedemikian rupa sehingga terjadi penyatuan antara ruang dalam dan ruang luar. Selain di belakang bangunan, nuansa resort juga hadir di tengah-tengah bangunan yaitu berupa inner court yang dikelilingi oleh tiga massa bangunan. Inner court didesain dari lantai dasar sampai atas, sehingga menjadi pusat orientasi di ruang dalam.

Konsep interiornya clean look dengan dominasi warna putih pada hampir seluruh bagian dalam rumah. Warna-warna cerah sebagai pendukung membuat ruangan lebih dinamis dan ceria.

Konsep interiornya clean look dengan dominasi warna putih pada hampir seluruh bagian dalam rumah. Warna-warna cerah sebagai pendukung membuat ruangan lebih dinamis dan ceria.

Walaupun tanahnya besar, arsitek tetap membuat inner court di tengah-tengah di antara bangunan depan dan belakang. Tujuannya sebagai sumber aliran udara dan pencahayaan di dalam ruang menjadi merata. Semua ruangan mendapat jendela secara alamiah. Walaupun bangunan terang-benderang dengan banyak bukaan, namun tetap mengutamakan sirkulasi udara yang baik untuk masuk dan keluar angin, sehingga panas yang timbul dari matahari, tidak terasa.

Living room yang berada di belakang dikelilingi taman menyegarkan.  Area duduk ini menghadirkan pemandangan cantik meneduhkan.

Living room yang berada di belakang dikelilingi taman menyegarkan. Area duduk ini menghadirkan pemandangan cantik meneduhkan.

Nah, begitu pun di dalam ruangan, misalnya bisa saja panas, tetapi karena ada aliran angin yang mengalir, maka suhu udara di dalam ruangan tidak akan terasa panas. Maka posisi bukaan-bukaan itu menjadi penting, termasuk adanya courtyard adalah untuk memberikan sirkulasi udara dan penerangani alami yang baik. Selalu ada cross ventilasi baik secara horizontal maupun vertikal.

Rumah ini tergolong green building karena meminimalkan penggunaan kayu. Dinding-dinding tertentu yang seperti papan-papan kayu, sebenarnya cement based.

Rumah ini tergolong green building karena meminimalkan penggunaan kayu. Dinding-dinding tertentu yang seperti papan-papan kayu, sebenarnya cement based.

Letak rumah berada di area kawasan resapan air, sehingga lahan untuk rumah ini hanya menggunakan tidak lebih dari 30% dari 800 m² luas tanah yang tersedia. Konsep interior yang ingin ditampilkan adalah clean look interior dengan dominasi balutan warna putih pada hampir seluruh bagian dalam rumah. Penggunaan HPL motif zebrano dan warna-warna cerah seperti merah dan biru pada kamar tidur anak, membuat ruangan lebih dinamis, tidak pucat dan ceria.

Denah rumah lantai pertama

Denah rumah lantai pertama

Penggunaan material bangunan di rumah ini tidak banyak memakai kayu, seperti jendela aluminium dan konstruksi atap menggunakan kuda-kuda baja ringan. Arsitek seminimal mungkin menggunakan kayu.Tujuannya, untuk menyelamatkan hutan kita. Karena desainnya tropis kontemporer, maka harus banyak unsur kayunya, namun yang digunakan bukan kayu sungguhan, tetapi kayu-kayu olahan.

Denah rumah lantai kedua

Denah rumah lantai kedua

Bahkan pada bangunan tampak luarnya, ada dinding-dinding tertentu yang kelihatannya seperti papan-papan kayu padahal cement based. Hanya dicat dan dibentuk seperti tekstur kayu. Yang terpenting, bangunan itu harus reasonable, baik dari aspek cost maupun maintenancenya.

Nama:Rumah 2 lantai Lokasi:Cipete, Jakarta Selatan Luas Tanah:800m² Luas Bangunan: 600m² Arsitek:PT Arya Cipta Graha (Atelier Cosmas Gozali) Principal Architect: Arch Dipl Ing Cosmas D Gozali IAI Foto: PT Arya Cipta Graha

1 Comment on Cara Rumah Ini Memadukan Konsep Urban dan Resort Hadirkan Suasana Menyegarkan

  1. Desain rumah yang dishare ini sangat bagus dan menarik, cocok sekali dijadikan sebagai hunian untuk keluarga.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*