Breaking

Kiat Interior Salon Rambut di Osaka

Ruang potong rambut

Ruang sewa yang mahal di pusat kota Osaka Jepang membuat pemilik memikirkan cara yang simpel dan ekonomis untuk membuat salon kecil namun bisa memanjakan pelanggan. Caranya membuat warna putih salon lebih dominan agar rambut dan warna kulit pelanggan tampil mencolok dan menawan. Ini ide awal klien.

Ruang potong rambut

Ruang potong rambut

Seperti dipaparkan arsitek, permintaan klien hanya satu, interior salon berwarna terang (putih) agar warna rambut dan warna kulit pelanggan terlihat mencolok dan indah.

Ruang potong rambut

Ruang potong rambut

Bagi arsitek cukup mudah merancang sebuah ruang putih sederhana seperti yang diminta, tetapi arsitek ingin memberi nilai lebih sebab untuk menghadirkan kelihatan mencolok dan cantik tidak cukup hanya dengan warna terang. Maka arsitek mengusulkan warna abu-abu sebagai kontras dengan membagi warna interior putih dan abu-abu.

Ruang potong rambut minimlkan sekat agar bekesan luas

Ruang potong rambut minimlkan sekat agar bekesan luas

Kiat interior salon rambut di Osaka ini menghadirkan ruangan putih dikhususkan untuk memotong rambut, sedangkan ruang abu-abu difungsikan untuk ruang shampo, ruang tunggu, dan fungsi-fungsi lainnya.

Ruang  shampo dengan aksen warna abu-abu

Ruang shampo dengan aksen warna abu-abu

Ketika ruang dipisahkan dengan dinding, maka ruang menjadi kecil, maka solusinya dinding dimiminalkan. Hal ini juga menjadi bagian dari penghematan.

Ruamg tunggu

Ruamg tunggu

Ketika dari ruang abu-abu ke ruang putih, maka kesan warna putih menonjol dan berkesan luas karena minim sekat dinding.

Kiat interior salon rambut di Osaka berani menampilkan interior berwarna putih yang juga berkesan bersih dan luas, di samping para pelanggan juga merasa senang dan puas.

Desainer / OHArchitecture Kousuke Okuda, Tatsuya Horii

URL http://www.oharchi.com

Kontraktor / HRK CO.,Ltd.

Photographer / Shorokusha Kousuke Okuda

Jenis Konstruksi / Renovasi inteior

Fungsi / Salon rambut

Total area / 34.23㎡

Dibangun / Nov.2014

Leave a comment

Your email address will not be published.


*