Breaking

Menciptakan Suasana Natural Pada Hunian Modern

Pemilik rumah menginginkan rumah baru yang lebih modern dan natural. Ketika berkonsultasi dengan arsitek, pemilik menginginkan adanya penambahan fungsi ruang di rumah baru ini yang sebelumnya tidak ada di rumah lama. Selain itu, klien menginginkan material kayu pada elemen rumahnya.

187-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

Dengan menggali karakter pemilik rumah secara mendalam, rumah merupakan identitas dan wadah bersama agar para anggota keluarga bisa lebih dekat dan bisa bercengkeramadalam aktivitas sehari-hari di dalam rumah. Berdasarkan hal tersebut, zona rumah dibuat menjadi tiga area. Lantai dasar sebagai area service, lantai dua sebagai area semi privat, dan lantai tiga sebagai area privat.

170-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

Dengan kebutuhan volume ruang yang cukup padat terhadap perbandingan luas lahan, maka ruang utama seperti ruang keluarga dan ruang makan disiasati dengan membuat ruang seperti teras besar yang diapit oleh dua teras luar. Kehadiran elemen kaca pada dua sisi tersebut mencairkan batasan antara ruang luar dan ruang dalam.

267-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

Pengaliran material area luar seperti teras kayu menuju ruang dalam dan tangga utama membuat batasan-batasan antar ruang menjadi cair dan tidak berkesan formal. Pintu utama juga dibuat “tidak biasa” transparan, tetapi diatur sehingga tidak mengurangi privatisasi ruang dalam. Sedangkan keterbatasan ruang luar disiasati dengan menampilkan vertical garden supaya terjadi keseimbangan antara ruang luar dan ruang dalam.

213-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

Kamar anak dan kamar utama pada lantai tiga disatukan dengan ruang keluarga dan ruang belajar diantaranya. Ruang ini adalah ruang sehari-hari keluarga untuk saling berkumpul. Orientasi ruang bersama ini diorientasikan secara visual langsung ke ruang luar dengan latar vertical garden. Sedangkan disisi yang berlawanan, void tangga utama diperkuat suasana yang berkesan ruang luardengan aluminium sebagai bentukan detail pergola.

234-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

Pengaliran bentuk atap sebagai penutup fasade bangunan juga ditujukan mengurangi sinar matahari barat secara langsung. Tentunya didekorasi untuk elemen mempercantik bentuk massa bangunan kayu.

248-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

Keterangan

Arsitek: Wahana Architects, Lokasi: Jakarta Selatan, Indonesia, Architects in charge:  Gerard Tambunan & Rudy Kelana, Tim desain: Sofia Purba, Konsultan struktur: Ricky Theo, Kontraktor utama: PT. Dimigo Pratama, Interior : Agus Gunawan, Tata lampu: Liam Sak Khian, Luas lahan:  400 m² , Luas bangunan: 800 m² , Tahun : 2012 – 2014 (selesai) Foto: Fernando Gomulya, Software: Google Sketchup + Autocad 2009

204-Ben House GP (WCS) -07.07.2015-

130716 Prarencana 04-Basement

130716 Prarencana 04-Elevation

130716 Prarencana 04-Ground130716 Prarencana 04-Section

130716 Prarencana 04-Upper

Leave a comment

Your email address will not be published.


*