Breaking

Rumah Medijavanean Menghadirkan Nuansa Indah, Elegan dan Alami

Rumah bergaya medijavanean membuat hunian ini dapat berfungsi ideal baik sebagai tempat tinggal, rekreasi keluarga, dan bahkan sebagai tempat bertemu dengan para relasi.

2facade

Membangun kediaman pribadi seorang teman dapat membuat arsitek seperti Shonny Archaul merasa selalu tertantang, sebab klien telah mempunyai kerangka acuan sendiri dalam membangun hunian. Di lain pihak, Shonny demikian ia akrab disapa, juga memiliki ciri khas dalam setiap rumah yang ia desain. Ia berupaya maksimal memberikan rancangan yang ideal, sehingga pemilik rumah akhirnya merasa surprise dengan hasil rancangannya.

3facade

Keberhasilan arsitek dalam membentuk suasana dan tampilan arsitektur yang terilhami dari gaya rumah mediterania dan yang dipadupadan dengan gaya arsitektur Jawa ini kemudian ia beri nama rumah medijavanean. Pemilihan gaya medijavanean ini dilatarbelakangi bahwa pemilihan model rumah masa kini sudah menjadi tren yang mengglobal yang juga berlangsung dalam ranah arsitektur, sehingga model medijavanean mampu menghadirkan rancangan rumah yang tepat sekaligus memberi citra rasa pada pemilik rumah.

8interior

Dalam konsep medijavanean, selain untuk ditinggali, rumah juga dirancang sebagai sarana rekreasi. Hampir di semua sudut ruang diberi nuansa indah dengan bentuk-bentuk yang unik atau penggunaan tekstur material yang diekspos agar tidak hanya tampil rata saja. Interiornya dirancang bergaya klasik yang diperkuat dengan pernak-pernik antik sebagai eye catching.

4facade

Arsitektur medijavanean memiliki beberapa ciri khas finishing dinding-dinding bangunan dibuat kasar untuk menampilkan kesan kasar atau rustic. Genteng terakota curve dan detail bangunan klasik yang diterapkan dengan lebih sederhana.

Pada hunian dengan luas lahan 300 meter persegi dan luas bangunan 240 meter persegi ini, Shonny dapat memenuhi keinginan pemilik rumah dengan menghadirkan empat kamar tidur dan tiga kamar mandi. Bentuk bangunan dan pengorganisasian ruang-ruang di dalam rumah sesuai dengan keinginan pemilik.

1facade

Menurut Shonny, rumah medijavanean sesuai dengan kondisi alam tropis seperti Indonesia yang beriklim lembab sehingga tepat apabila mengadopsi desain rumah yang serba terbuka dengan ketinggian langit-langit yang proporsional. Untuk tinggi langit-langit dari lantai sesuai dengan psikologi dimensi yaitu antara 3,30 meter hingga 4,50 meter yang tergantung dengan luasan ruangannya.

Dengan rancangan ini, di dalam rumah akan berlangsung sirkulasi udara yang baik melalui ventilasi silang, demikian pula dengan pencahayaan sinar matahari dapat berlangsung dengan baik dengan banyak bukaan pada fasad rumah.

5interior

Arsitek menempatkan bukaan pintu dan jendela pada posisi yang tepat demikian pula dengan lubang-lubang ventilasi yang dihitung cermat sesuai dengan proporsi ruang-ruang yang ada di dalam rumah. Cahaya matahari dan sistem sirkulasi udara di dalam rumah berlangsung leluasa masuk ke dalam semua sudut ruang, sehingga membuat rumah menjadi hemat energi.

Arsitektur medijavanean memiliki beberapa ciri khas di antaranya finishing dinding-dinding bangunan dibuat kasar untuk menampilkan kesan kasar atau rustic. Genteng terakota curve dan detail bangunan klasik yang diterapkan dengan lebih sederhana. Atas dasar itulah, Shonny sebagai pelopor gaya medijavanean selalu menerapkan gaya rumah tersebut pada setiap karyanya dengan berpatokan pada kesamaan iklim dan budaya.

6interior

Hampir di semua sudut memakai tekstur material yang diekspos agar tidak tampil rata saja. Interiornya dirancang bergaya klasik yang diperkuat dengan pernak-pernik antik sebagai eye catching.

Rumah medijavanean akrab dengan unsur-unsur alam. Oleh karenanya, hunian ini banyak memakai unsur-unsur alam baik pada material maupun warna yang digunakan. Material bangunan yang dipakai termasuk standar dengan memakai kayu asli dan batu yang dipasang pada area-area tertentu, dengan penutup lantai menggunakan keramik stone based yang dipasang saling silang, sehingga terasa lebih dinamis dan alami.

7interior

Sedangkan material langit-langit memakai balok-balok kayu kelapa yang memang terkenal kuat dengan tekstur yang serasi dengan gaya rumah yang akrab dengan nuansa alami.

Menurut Shonny, rumah model medijavanean memiliki beberapa keunggulan seperti bangunan rumah tampil lebih ramah dengan lingkungan alam tropis, mampu memenuhi global fashion, berkesan hangat (homey), tampil elegan dan alami.

Keanggunan rumah hadir melalui tampilan fasad rumah yang bergradasi, proporsional dan seimbang. Kenyamanan di dalam rumah hadir melalui pembagian zoning yang proporsional antara area services, public, dan area private.

9eksterior

Untuk menampilkan rumah-rumah bergaya mediterania, arsitek mengkombinasikannya dengan penyelesaian struktur kolom-kolom yang besar dan kasar sehingga berkesan kuat dan menonjol. Hal ini dapat disaksikan pada pola-pola lengkung dan kolom yang di-finishing rustic. “Hasil tampilan bangunan secara keseluruhan tampak akrab dan kokoh,” papar Shonny.

Konsep rumah yang terbuka, alami, dan memadukan unsur-unsur barat dan timur atau global fashion selalu menjadi ciri khas rumah-rumah yang dirancang arsitek Shonny Archaul. Dalam merancang rumah ia pun tetap berpegang teguh pada kaidah-kaidah arsitektur, dimana sebuah hunian harus memenuhi faktor kesehatan, kenyamanan dan keamanan. Tiga hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan yang kemudian dikaitkan dengan iklim tropis dimana kita tinggal. Rumah yang homey dan ‘kasual.’

 

2 Comments on Rumah Medijavanean Menghadirkan Nuansa Indah, Elegan dan Alami

  1. Thanks God, all clients have satisfied with their homes

Leave a comment

Your email address will not be published.


*