Breaking

Villa di Atas Air di Lembah Perbukitan

Villa di atas air di lembah perbukitan ini seluruh konstruksi bangunannya dibuat dari bahan kayu dengan sistem knock down. Beban konstruksi yang ringan dan waktu pemasangan yang singkat juga memiliki nilai seni yang tinggi.

Setiap bangunan villa memaksimalkan material alam yang memperkuat kesan ‘kembali ke alam’. Bangunan seolah-olah terapung di atas kolam sehingga memberi kejutan dan kesan berbeda.

Setiap bangunan villa memaksimalkan material alam yang memperkuat kesan ‘kembali ke alam’. Bangunan seolah-olah terapung di atas kolam sehingga memberi kejutan dan kesan berbeda.

Villa di atas air di lembah perbukitan ini terdiri atas 15 Bangunan villa yang berada di atas kolam dan seolah-olah terapung, menghadirkan kejutan dan kesan berbeda. Interior dan pemilihan furniture dibuat tidak berlebihan.Lebih berkesan natural, seperti dimasukkannya material batu alam sebagai top table, dan ruang keluarga dibuat lesehan.

 

Pilihan kayu yang mendominasi bangunan dan furniture dipilih dari kayu damar laut yang termasuk salah satu jenis kayu besi yang tahan rayap dan cuaca.

Pilihan kayu yang mendominasi bangunan dan furniture dipilih dari kayu damar laut yang termasuk salah satu jenis kayu besi yang tahan rayap dan cuaca.

Bahan kayu supaya beban konstruksi ringan, dapat dibongkar-pasang apabila perlu, waktu pemasangan lebih cepat. Kaca untuk memaksimalkan view di sekitarnya karena fungsi hunian sebagai rumah villa.

Living room sengaja dibuat model lesehan. Upaya untuk mendekatkan diri dengan alam dihadirkan melalui pemilihan dan perlakuan terhadap material untuk ‘menangkap’ kesegaran udara dan cahaya yang berlimpah.

Living room sengaja dibuat model lesehan. Upaya untuk mendekatkan diri dengan alam dihadirkan melalui pemilihan dan perlakuan terhadap material untuk ‘menangkap’ kesegaran udara dan cahaya yang berlimpah.

Villa di atas air di lembah perbukitan ini memkai batu alam untuk memperkuat kesan alami. Bahan kayu yang pilih kayu balau atau damar laut, karena termasuk salah satu jenis kayu besi, tahan rayap, dan cuaca.

Villa di Atas Air di Lembah Perbukitan

Ruangan didesain secukupnya, karena fungsinya sebagai tempat istirahat. Ruang duduk dan ruang makan dijadikan satu, untuk mengefisiensikan luas ruangan, dan memberikan kesan santai, karena pada saat berlibur aktivitas tersebut dapat dijadikan satu ruangan.

Villa di Atas Air di Lembah Perbukitan

Lahan yang terletak di lembah, ditata sedemikan rupa sehingga menjadi komplek villa yang unik. Supaya memberikan kesan alami dan natural, maka dipilih warna ke arah coklat dan cream. Disesuaikan dengan materi bahan yang banyak dipakai.

Bersantai di atas saung yang melayang di atas kolam dapat melemaskan rutinitas harian yang berat sambil menikmati camilan.

Bersantai di atas saung yang melayang di atas kolam dapat melemaskan rutinitas harian yang berat sambil menikmati camilan.

Pencahayaan bangunan lebih menekankan pencahayaan alami, yang mana pada malam hari akan terlihat lebih dramatis, dengan sebagian besar dinding dibuat terbuka.

Villa di Atas Air di Lembah Perbukitan

Dinding kamar tidur dirancang lebih terbuka dengan lantai kayu yang dapat memberi rasa nyaman dan hangat selama berlibur.

NamaVilla Air Natural ResortLokasi Bandung, Jawa Barat ArsitekSutrisna Gunawan

Leave a comment

Your email address will not be published.


*