{"id":15015,"date":"2025-06-03T20:05:46","date_gmt":"2025-06-03T20:05:46","guid":{"rendered":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/?p=15015"},"modified":"2025-06-28T13:22:04","modified_gmt":"2025-06-28T13:22:04","slug":"a-family-room-framed-by-stunning-fall-foliage","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/a-family-room-framed-by-stunning-fall-foliage\/","title":{"rendered":"Ruang Keluarga yang Dibingkai Lanskap Memukau"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sempurna untuk Rumah yang Dikelilingi Alam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/mVYrByT5\/1.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Dinding dan jendela berangka logam hitam menciptakan estetika modernis abad pertengahan. Lantainya batu tulis arang yang disusun dalam pola kotak-kotak memanjang.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Berencana membangun rumah yang terletak di tengah hutan? <br><br>Dapatkan inspirasi dari proyek yang didesain oleh arsitek Frank DiSarra dari <strong>FrankFranco Architects<\/strong>. Untuk menikmati pemandangan hutan di sekitarnya, DiSarra merancang ruang keluarga dengan bukaan kaca yang luas. Mengubah dedaunan musim gugur menjadi karya seni yang hidup.<br><br><strong>Memaksimalkan Cahaya dan Pemandangan Alami<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/whQFDVQb\/2.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Pemanfaatan kaca yang banyak membanjiri ruang keluarga dengan sinar matahari.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pemanfaatan kaca yang banyak membanjiri ruang keluarga dengan cahaya matahari alami.  Juga membingkai pemandangan lanskap musim gugur yang menakjubkan. \"Bukan hanya tentang kecerahan\u2014bukaan ini menghadirkan keindahan alam langsung ke dalam rumah,\" kata DiSarra. Garis atap horizontal datar dan struktur kotak abu-abu minimalis, diselingi dengan jendela dinding gorden dalam rangka logam hitam, menciptakan estetika modernis abad pertengahan.<br><br><strong>Material Alami Berpadu dengan Fungsionalitas Elegan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/VYZVHG6X\/3.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Interiornya menampilkan palet material alami. Termasuk dinding ubin granit dengan urat mirip marmer.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Terletak di lahan seluas 2 hektar di dekat kawasan konservasi di Toronto, Kanada, rumah ini berdiri di atas tapak pondok berusia 60 tahun. Maka memungkinkan pembangunan baru berdasarkan peraturan setempat yang ketat. Interiornya menampilkan palet material alami yang halus, termasuk dinding bercorak ubin granit dengan urat mirip marmer berwarna hijau zaitun, cokelat, hitam, abu-abu, dan putih lembut\u2014menjadikannya pusat perhatian di area berkumpul keluarga. Sementara itu, lantai batu tulis arang, yang disusun dalam pola kotak-kotak yang elegan, menonjolkan keberlanjutan dan mengurangi limbah material.<br><br><strong>Architect<\/strong>: FrankFranco Architects<br><strong>Photographer<\/strong>: Bob Gundu<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perfect for Homes Surrounded by Nature Planning to build a home nestled in the woods? Take inspiration from this stunning project by architect Frank DiSarra of FrankFranco Architects. To embrace the surrounding forest views, DiSarra designed a living space with expansive glass openings, turning the fall foliage into a living artwork. Maximizing Natural Light and [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":15016,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[11,8,16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15015"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15015"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15019,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15015\/revisions\/15019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}