{"id":15876,"date":"2026-01-23T01:00:26","date_gmt":"2026-01-23T01:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/?p=15876"},"modified":"2026-01-23T01:00:28","modified_gmt":"2026-01-23T01:00:28","slug":"remens-roh-table-lamp-wins-prestigious-2025-lit-lighting-design-award","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/remens-roh-table-lamp-wins-prestigious-2025-lit-lighting-design-award\/","title":{"rendered":"Lampu Meja ROH karya R\u00eam\u00ean Raih Penghargaan Bergengsi LIT Lighting Design Award 2025"},"content":{"rendered":"<p>Lampu Meja ROH meraih pengakuan internasional atas reinterpretasi objek budaya yang terlupakan. <br>Merek desain asal Indonesia, R\u00eam\u00ean, meraih LIT Lighting Design Award 2025 dalam kategori Decorative Accent Lamp melalui karya ROH Table Lamp\u2014sebuah lampu yang terinspirasi dari simbolisme budaya koin pemakaman Tiongkok kuno yang banyak ditemukan di Pulau Jawa.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/fVbNv3Ty\/1.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Lampu Meja ROH karya Sylviana Putri. Photo credit: Rafi Ramadani, Andre Christian, and Untold studio<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Di tengah tren lampu aksen yang umumnya menonjolkan bentuk berani dan mencolok, ROH Table Lamp justru mengambil pendekatan yang lebih subtil. Daya tarik desainnya terletak pada pemilihan material dan kedalaman konsep, bukan pada bentuk yang berlebihan. Inti dari lampu ini adalah elemen kaca merah tiup tangan yang merepresentasikan ROH, atau \u201croh yang tak terlihat\u201d, yang menjadi fokus visual sekaligus simbolis dari keseluruhan desain.<\/p>\n\n\n\n<p>Lampu ini mereinterpretasi koin pemakaman Tiongkok\u2014objek yang secara historis digunakan untuk menuntun jiwa menuju alam baka, namun kini lebih sering dipandang sebagai artefak arkeologis. Dengan mengintegrasikan koin-koin tersebut ke dalam objek pencahayaan kontemporer, R\u00eam\u00ean mengeksplorasi bagaimana desain dapat menghidupkan kembali objek budaya yang terlupakan, sembari tetap menjaga narasi dan makna yang melekat di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/5XfQPWb3\/2.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>ROH table lamp meraih LIT Lighting Design Award 2025 dalam kategori Decorative Accent Lamp. Photo credit: Rafi Ramadani, Andre Christian, and Untold studio<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dinamai dari kata ROH yang berarti \u201cjiwa yang tak kasatmata\u201d, lampu ini mengadopsi bentuk menyerupai lentera, terinspirasi dari kepercayaan bahwa lentera berfungsi sebagai penuntun roh menuju alam selanjutnya. Koin pemakaman ditempatkan sebagai elemen desain utama, mencerminkan simbolisme ganda yang dikandungnya: keberuntungan di alam baka dan kemalangan di dunia orang hidup. Kontras makna ini mengajak audiens untuk merefleksikan bagaimana arti sebuah objek dapat berubah tergantung pada konteks budaya dan sudut pandang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/fYLFnbXt\/3.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>LIT Lighting Design Award merupakan program internasional yang diselenggarakan oleh 3C Awards di Swiss. Photo credit: Rafi Ramadani, Andre Christian, and Untold studio<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>ROH Table Lamp juga mengusung prinsip keberlanjutan budaya melalui praktik upcycling koin pemakaman Tiongkok yang dipertahankan dalam kondisi aslinya, termasuk patina hijau khas yang terbentuk secara alami. Perlakuan material dilakukan secara minimal untuk menjaga keaslian dan integritas visualnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLampu ini diproduksi melalui kerja logam lokal dan kaca tiup tangan, dengan sebagian besar komponen dibuat oleh para perajin, bukan produksi massal. Hal ini mendukung keberlangsungan keahlian lokal serta proses produksi yang lebih berkelanjutan,\u201d ujar Sylviana Putri, pendiri R\u00eam\u00ean.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/bRr7KZs5\/4.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Koin pemakaman Tiongkok sebagai inspirasi utama lampu meja ROH. Photo credit: Rafi Ramadani, Andre Christian, dan Untold Studio<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Ke depan, R\u00eam\u00ean berencana memperluas koleksinya dengan mengeksplorasi berbagai aspek warisan budaya lainnya melalui pendekatan desain kontemporer. Saat ini, R\u00eam\u00ean tengah mengembangkan koleksi baru yang menggabungkan karakteristik manusia dengan seni ukir kayu lokal Indonesia, sambil terus menempatkan storytelling dan kesinambungan budaya sebagai inti dari praktik desainnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/zVVMTXZf\/5.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Lampu Meja ROH di Paviliun Wa pada Jia Curated 2025, Bali. Photo credit: Adaptasi<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>LIT Lighting Design Award merupakan program internasional yang diselenggarakan oleh 3C Awards di Swiss, yang memberikan apresiasi terhadap keunggulan desain pencahayaan di tingkat global. Edisi tahun 2025 diikuti oleh lebih dari 1.000 karya dari 62 negara. ROH Table Lamp terpilih dalam kategori Decorative Accent Lamp, yang menyoroti karya pencahayaan dengan kekuatan visual dan kejelasan konsep.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi R\u00eam\u00ean, penghargaan ini menjadi tonggak penting bagi merek yang baru diluncurkan pada Februari 2025 dan kini mulai mendapatkan pengakuan internasional berkat pendekatan desainnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/i.ibb.co.com\/jkckdRcw\/6.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Dinamai dari kata \u201cROH\u201d yang berarti \u201cjiwa yang tak kasatmata\u201d, lampu ini mengadopsi bentuk yang menyerupai lentera. Photo credit: Adaptasi<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cPengakuan ini menegaskan idealisme, keaslian, dan arah kreatif kami di panggung global, sekaligus menjadi dorongan bagi kami untuk terus melangkah maju,\u201d tambah Sylviana Putri.<br><br><strong>Product name<\/strong>: Roh Table Lamp<br><strong>Collection name<\/strong>: Roh<br><strong>Materials<\/strong>: Stainless steel, Chinese burial coins, and Red hand-blown glass<br><strong>Treatments<\/strong>: Dark Charcoal Powder coating on stainless steel, and Water repellent coating on Chinese burial coins<br><strong>Color<\/strong>: Black, Red, and Natural Green Patina<br><strong>Dimensions<\/strong>: Diameter 22 cm, Height 30 cm<br><strong>Photographer<\/strong>: Rafi Ramadani, Andre Christian, Untold Studio, Adaptasi<br><strong>Uses<\/strong>: Decorative Accent Lamp<br><strong>Designer<\/strong>: Sylviana Putri Sunario Soegondo<br><strong>Product launch date<\/strong>: 22 February 2025<br><strong>Suggested price<\/strong>: USD 3,012.89<br><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ROH Table Lamp earns international recognition for reinterpreting culturally forgotten objects. Indonesian design brand R\u00eam\u00ean has received the 2025 LIT Lighting Design Award in the Decorative Accent Lamp category for its ROH Table Lamp, a piece inspired by the cultural symbolism of ancient Chinese burial coins found across Java. While accent lamps are often characterised [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":15879,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15876"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15876"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15882,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15876\/revisions\/15882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buildingindonesia.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}