Cateto Club: Menghidupkan Kembali Kemewahan Costa del Sol Era 1960-an melalui Desain Kontemporer

Interpretasi Eksperimental terhadap Budaya Klub Costa del Sol pada Era 1960-an

Cateto Club merupakan proyek desain interior karya Alejandro Cateto (Cateto Cateto) yang dipamerkan dalam Marbella Design and Art 2026. Proyek ini menafsirkan kembali budaya klub Costa del Sol pada era 1960-an melalui pendekatan arsitektur kontemporer. Berangkat dari referensi sejarah dan konteks lokal, proyek ini mengeksplorasi bentuk, cahaya, dan material sebagai perangkat utama desain, sekaligus mengangkat tema rekreasi, memori, dan transformasi.

Konsep ruang Cateto Club dibangun berdasarkan satu gestur bentuk utama, yaitu silinder.

Sebagai titik awal, Cateto Club mengambil inspirasi dari budaya kehidupan malam dan rekreasi Costa del Sol pada era 1960-an, periode yang dikenal dengan istilah Estilo del Relax. Pada masa tersebut, kawasan ini berkembang menjadi destinasi internasional, tempat tokoh-tokoh seperti Frank Sinatra dan Brigitte Bardot menjadi bagian dari kehidupan sosialnya.

Proyek ini merujuk pada konteks sejarah tersebut tanpa bergantung pada nostalgia. Cateto Club membangun dialog antara masa lalu dan masa kini, dengan menempatkan dirinya di antara citra klub-klub pesisir era pertengahan abad ke-20 dan lingkungan kehidupan malam kontemporer.

Cateto Club membangun dialog di antara citra klub-klub pesisir era pertengahan abad ke-20 dan lingkungan kehidupan malam kontemporer.

Konsep ruangnya dibangun berdasarkan satu gestur bentuk utama, yaitu silinder. Geometri ini dikembangkan dalam berbagai skala dan fungsi di seluruh proyek. Bentuk silinder hadir sebagai ruang kosong pada area tempat duduk, sebagai massa solid pada bar dan bangku, serta sebagai pola berulang pada lantai keramik. Geometri ini juga diwujudkan melalui elemen arsitektural seperti pintu dan ambang ruang, serta Sentry Sculpture Light yang dirancang khusus oleh Ewan Lamm untuk Ultramar Studio.

Bahasa ruang yakni bentuk, warna, dan cahaya membentuk pengalaman pengunjung.

Pendekatan tersebut menghasilkan bahasa ruang yang konsisten, di mana bentuk, warna, dan cahaya membentuk pengalaman pengunjung. Elemen dekoratif diminimalkan untuk memberikan ruang bagi ekspresi arsitektural.

Proyek ini mengambil inspirasi dari karya Mario Bellini dan Verner Panton, khususnya dalam penggunaan warna, geometri, dan penciptaan lingkungan yang imersif. Cateto Club juga memasukkan referensi dari sejumlah landmark arsitektur lokal, termasuk klub selam Aqua-Tec di Fuengirola, menara-menara brutalist di Torremolinos, serta Ciudad Sindical de Vacaciones Tiempo Libre di Marbella.

Cateto Club mengambil inspirasi dari karya Mario Bellini dan Verner Panton, khususnya dalam penggunaan warna, geometri, dan penciptaan lingkungan yang imersif.

Pencahayaan memainkan peran penting dalam proyek ini. Pilihan lampunya mencakup sejumlah karya ikonik, seperti lampu Panthella dari Louis Poulsen, Nesso dari Artemide, dan Gambosa dari Marset.

Pintu masuk utama ditandai oleh sebuah pintu berbentuk lingkaran berdiameter tiga meter. Elemen ini merujuk pada konsep “I am a monument” yang diperkenalkan oleh Robert Venturi, sekaligus mengingatkan pada fasad pintu masuk ekspresif klub-klub malam di sepanjang N-340 di Montemar, Torremolinos, Costa del Sol.

Cateto Club juga mencakup instalasi artistik karya desainer lanskap interior Charo Benitez yang berkolaborasi dengan Alejandro Cateto.

Proyek ini menggunakan finishing kasar dan tekstur yang terlihat jelas sebagai bagian dari strategi materialnya. Elemen-elemen tersebut terinspirasi dari metode konstruksi yang umum digunakan pada periode tersebut, termasuk teknik seperti gotelé dan permukaan bercat putih kapur. Ketimbang dianggap sebagai ketidaksempurnaan, karakter tersebut sengaja dipertahankan untuk merefleksikan tradisi bangunan vernakular sekaligus menghadirkan dimensi taktil pada ruang.

Pencahayaan memainkan peran penting dalam proyek ini.

Cateto Club juga mencakup instalasi artistik karya desainer lanskap interior Charo Benitez yang berkolaborasi dengan Alejandro Cateto. Instalasi ini mengangkat kondisi sejumlah bangunan rekreasi era 1960-an di sepanjang Costa del Sol, yang kini banyak berada dalam kondisi terbengkalai.

Melalui penggunaan vegetasi, termasuk bunga gerbera dan bunga matahari, instalasi tersebut merefleksikan proses reklamasi alami, ketika alam secara perlahan mengambil kembali ruang-ruang yang ditinggalkan. Instalasi ini juga mengangkat pertanyaan mengenai pelestarian, pelapukan, serta potensi penggunaan kembali bangunan-bangunan tersebut.

Bentuk geometri silinder juga diwujudkan melalui elemen arsitektural pintu dan ambang ruang.

Cateto Club memadukan bentuk arsitektur, referensi sejarah, dan eksplorasi material untuk menafsirkan kembali suatu periode spesifik dalam sejarah budaya Costa del Sol. Sebagai bagian dari Marbella Design and Art 2026, proyek ini mengeksplorasi bagaimana lingkungan rekreasi masa lalu dapat memberikan inspirasi bagi praktik ruang kontemporer.

See more images in the gallery below

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Project Name: Cateto Club
Location: Marbella, Málaga, Spain
Client: Marbella Design and Art 2026
Lead Designer: Alejandro Cateto
Studio: Cateto Cateto
Collaborating Architects: Daniel Espada / Gabriel Bascones de la Cruz
Renders specialist: Benjamín Arnela
Project completion date: 20/03/2026
Area: 45 m2
Photographer: @loveladrillo
Builder: Race Construcciones

READ MORE

error:
id_IDIndonesian