Tangga Menuju Cerita: Toko Buku Terinspirasi Stepwell

Sebuah Perjalanan Melalui Buku, Tangga, dan Petualangan—Desain Toko yang Menginspirasi Imajinasi!
Memasuki sebuah toko buku terasa seperti sihir murni—sebuah dunia penuh kemungkinan tanpa batas, di mana setiap langkah mengundang kita untuk menjelajah, singgah, dan menemukan sesuatu yang baru. Primarc Bookshop—The Story Project mewujudkan esensi tersebut dengan mengubah ruang seluas 1.000 kaki persegi menjadi destinasi lengkap yang didedikasikan untuk koleksi buku, permainan, mainan, dan alat tulis, sambil tetap mempertahankan tata ruang yang nyaman dan fungsional. Meski memiliki jejak ruang yang kompak, toko ini memanfaatkan tinggi ruang mencapai 7 meter, dengan mengambil inspirasi dari perpustakaan klasik dan warisan arsitektur stepwell India untuk menciptakan pengalaman ruang bertingkat yang kaya.

Desain berlapis ini melayani semua usia untuk menjelajah dan bersantai. Juga, mendorong pengunjung untuk bergerak sekaligus berhenti sejenak.

Dirancang untuk memandu pengunjung melalui tata ruang yang menghubungkan, mengorganisasi, dan menginspirasi di setiap level.
Tata ruangnya menggabungkan tiga tingkat jalur sirkulasi yang saling terhubung, menghilangkan kebutuhan akan penyangga struktural di lantai dasar sehingga menghasilkan alur pergerakan yang terbuka. Jalur-jalur ini dihubungkan oleh serangkaian anak tangga yang tidak hanya mengarahkan pergerakan, tetapi juga berfungsi sebagai area display koleksi pilihan. Kecerdikan struktur ini memperluas area yang dapat digunakan, menciptakan keseimbangan antara konektivitas dan privasi. Berbeda dari tangga spiral tradisional yang umum ditemukan di perpustakaan, tangga yang terinspirasi stepwell ini mengundang eksplorasi, menghubungkan setiap level secara mulus sekaligus menambahkan dimensi interaktif pada ruang.

Desain toko buku ini terinspirasi dari perpustakaan klasik dan warisan arsitektur stepwell India.

Dibangun atas dasar fungsi dan desain pengalaman, di mana setiap detail bekerja sekaligus memikat.
Setiap detail toko buku ini dikurasi secara cermat untuk meningkatkan fungsi dan pengalaman pengunjung. Jalur sirkulasi yang menggantung dari atas dibuat menggunakan lembaran baja bermotif kotak dengan ketebalan ramping hanya 25 mm, menjaga keseimbangan antara kekuatan struktur dan penggunaan material yang minimal sehingga menghasilkan desain yang sederhana, elegan, dan sangat eksperimental. Area di bawah tangga dimanfaatkan secara cerdas sebagai ruang display, menciptakan lapisan koleksi yang tertata dan mencerminkan pendekatan desain yang penuh pertimbangan. Pemanfaatan ruang yang inovatif ini memungkinkan toko buku menampung koleksi yang lebih besar dibandingkan lokasi sebelumnya yang memiliki luas 5.000 kaki persegi, menunjukkan efisiensi utilitarian dan kreativitas desainnya.

Serangkaian anak tangga berfungsi sebagai area display koleksi buku-buku pilihan.

Mendorong pengunjung untuk bergerak sekaligus berhenti sejenak, desain berlapis ini melayani semua usia untuk menjelajah dan bersantai..
Desainnya secara cermat menjawab beragam kebutuhan pengunjung, menciptakan pengalaman imersif yang menarik mereka masuk ke dalam ruang. Sudut baca yang tenang ditempatkan secara strategis, menawarkan area relaksasi di tengah suasana toko yang dinamis. Mengambil inspirasi dari perpustakaan tradisional dengan jalur sempit, desain ini menghadirkan susunan ruang yang dinamis dan mendorong pergerakan naik maupun turun, menjadikan ruang terasa menarik dan mudah diakses bagi semua usia. Anak tangga juga diintegrasikan secara cerdas sebagai tempat membaca, memungkinkan pengunjung duduk menikmati buku sambil tetap menjadi bagian dari alur aktivitas ruang. Dengan rak buku yang berjajar di sepanjang jalur, desain ini menciptakan lingkungan interaktif dan berlapis. Perpaduan antara ruang kompak yang fungsional dengan titik-titik jeda strategis mengangkat toko buku ini dari sekadar ruang retail menjadi sebuah perjalanan imersif yang unik.

Tangga yang terinspirasi stepwell mengundang eksplorasi.

Warna-warna earthy dan pencahayaan cerdas berpadu menciptakan ruang yang terasa hangat sekaligus luas!
Interiornya melengkapi inovasi arsitektur dengan palet material hangat bernuansa alami yang didominasi kayu rubberwood dan oakwood. Material ini dipilih bukan hanya karena estetika, tetapi juga aspek keberlanjutannya yang mencerminkan komitmen terhadap sumber material yang etis. Suasana ruang semakin diperkuat melalui penempatan pencahayaan yang dirancang secara matang untuk menonjolkan tekstur alami dan estetika material. Lampu minimalis menjaga kesederhanaan, sementara pencahayaan fokus pada bagian atas rak buku menarik perhatian pada koleksi pilihan, memperkaya pengalaman visual dan taktil sekaligus menciptakan suasana yang tenang dan nyaman untuk membaca. Penggunaan cermin di plafon secara strategis juga memperkuat kesan luas, membuat toko terasa lebih lapang dan semakin mengundang.

Rak buku berjajar di sepanjang jalur menciptakan lingkungan interaktif dan berlapis.

Di mana presisi bertemu tujuan, dan craftsmanship membuat setiap sudut layak untuk dijelajahi!
Keahlian pengerjaan terlihat jelas pada setiap detail, mulai dari rekayasa presisi jalur sirkulasi gantung hingga integrasi area display yang dirancang dengan matang, memadukan desain pragmatis dengan estetika imersif. Setiap elemen struktur memiliki fungsi praktis sekaligus berkontribusi pada keanggunan dan efisiensi ruang.

Penggunaan cermin di plafon memperkuat kesan luas.

Di tempat di mana masa lalu bertemu masa depan—desain, budaya, dan imajinasi tersusun dalam satu toko buku luar biasa.
Secara keseluruhan, The Story Project merupakan perayaan atas ruang, warisan, dan kreativitas. Dengan membayangkan ulang potensi ruang yang terbatas, desain ini melampaui keterbatasan ukuran dan menghadirkan pengalaman sensorik yang kaya. Nama “The Story Project” sangat terkait dengan desainnya, di mana setiap elemen ruang menyampaikan cerita unik yang terungkap melalui tata ruang, material, dan atmosfernya. Berakar pada warisan kaya Kolkata dalam tradisi intelektual dan sejarah literasinya, desain ini menghormati budaya kota yang melahirkan para pemikir, penulis, dan cendekiawan. Elemen seperti struktur yang terinspirasi stepwell membangkitkan nuansa masa lalu, sementara pendekatan spasial modern memastikan pengaruh tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman yang hidup bagi pengunjung masa kini, mencerminkan warisan budaya dan intelektual yang terus bertahan melalui manifestasi desainnya.

Toko ini memanfaatkan tinggi ruang mencapai 7 meter.

See more images in the gallery below

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Multiple drawings are provided below for reference

 
 
 
 


Location: Kolkata, India
Year of completion: 2024
Area: 1000 sq. ft.
Photographer: Niveditaa Gupta
Architect: DCA Group
Design Team: Amit, Sandeep, Sagarika, Simran
Client: Primarc

READ MORE

error:
id_IDIndonesian